Membeli Rumah di Jombang atau Apartemen Dekat Kantor?

 

Anda pernah tahu daerah Jombang? Kawasan ini kini banyak pembangunan hunian tapak dan mulai banyak dilirik para peminat hunian tapak. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena aksesnya yang dekat dengan rel kereta maupun tol yang langsung menuju area Jakarta. Lantas, mengapa area pinggiran Jakarta lebih diminati untuk tempat tinggal? Mari cari tahu alasannya.

Perkembangan teknologi digital membuat segala hal menjadi lebih praktis. Dampaknya, terasa pada kebiasaan masyarakat kini yang selalu menginginkan kepraktisan dalam berbagai hal, termasuk juga dalam kepemilikan tempat tinggal. Banyak masyarakat yang kini juga lebih memilih hunian yang dekat dari tempat kerja, demi mengurangi estimasi waktu berangkat dan pulang dari kantor.

Namun, untuk mendapatkan rumah di sekitar kawasan perkantoran rasanya sudah kurang memungkinkan. Di zaman ini, dengan pendapatan para pekerja yang tak sebanding dengan lonjakan harga rumah di kota-kota besar, rasanya cukup sulit mendapatkan rumah yang berada sangat dekat dengan kantor.

Terlebih lagi, keterbatasan lahan di kota besar yang terus disesaki oleh banyaknya pendatang dan bangunan, membuat harga tanah di kota-kota besar menjadi begitu mahal. Situasi ini membuat banyak orang mengalihkan tujuannya untuk membeli rumah di kawasan pinggiran Jakarta, seperti di kawasan Tangerang Selatan.

Selain rumah di pinggir Jakarta, ada juga yang memilih untuk tinggal di apartemen. Alasannya beragam, ada yang mengatakan tinggal di apartemen lebih praktis dan unggul dalam banyak hal dibandingkan tinggal di hunian pinggiran Jakarta. Ada yang mempertimbangkan masalah lokasi apartemen yang biasa cukup banyak di sekitar pusat bisnis. Lantas, mana sebetulnya yang lebih menguntungkan?

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memilih Rumah atau Apartemen

Sebelum menentukan antara keduanya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih tinggal di rumah pinggiran Jakarta atau apartemen dekat kantor:

  1. Perhatikan kebutuhan dan tujuan kepemilikan

Membeli properti bukanlah perkara kecil dan tidak pula memakan biaya yang sedikit, sehingga harus memikirkan segala kebutuhan dan tujuan yang benar-benar matang. Sebelum membeli, ketahuilah apa tujuan memiliki hunian, apa yang Anda dan keluarga butuhkan, hingga berapa lama akan menempati hunian. Kalau sampai di situ sudah dipertimbangkan, maka selanjutnya Anda bisa menentukan jenis hunian apa yang paling cocok untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan Anda.

Hal ini perlu diperhatikan agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari. Sebab, hak dan kewajiban yang terkait dengan hunian vertikal atau hunian tapak tidaklah sama. Bahkan, ada banyak sekali perbedaannya. Penting juga untuk memilih hunian yang disesuaikan dengan gaya hidup.

  1. Pahami status hak milik rumah atau apartemen

Sebelum membeli rumah atau apartemen, sebaiknya Anda cari tahu dan periksa terlebih dahulu perihal status hak kepemilikannya. Membeli rumah tapak, artinya Anda membeli rumah sekaligus dengan tanahnya. Sementara, pembelian apartemen hanya membeli ruangannya saja termasuk dengan fasilitas yang disediakan, meski digunakan secara bersamaan. Artinya, hak kepemilikan apartemen ada yang milik pribadi dan ada kepemilikan bersama.

Hal ini sangat penting untuk diketahui dan diselidiki sebelum memutuskan untuk membeli properti, terutama saat membeli rumah tapak. Sebab, sudah ada banyak kasus pertanahan yang berakhir di meja hijau hanya karena kurang ketelitian saat membeli hunian.

  1. Biaya

Biaya yang dimaksud meliputi biaya pembelian hingga perawatan. Dari segi biaya pembelian, sudah tentu rumah di pinggiran Jakarta biayanya lebih terjangkau dibandingkan dengan area perkotaan. Sedangkan, apartemen mungkin harganya bisa lebih murah, namun dengan beberapa kekurangan juga yang meliputinya.

Dari segi perawatan, membeli rumah berarti juga bertanggung jawab atas seluruh perawatan rumah. Mulai dari lahan, bangunan, hingga furnitur milik sendiri. Sementara membeli apartemen, pihak pengelola lah yang bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung dan lingkungan apartemen. Sedangkan, Anda hanya bertanggung jawab dengan perawatan di ruangan sendiri saja. Meski demikian, ada juga biaya yang diserahkan pada pihak manajemen gedung untuk perawatan apartemen. Besar – kecilnya biaya tergantung pada kebijakan masing-masing pengelola apartemen.

  1. Perhatikan ketersediaan fasilitas

Pertimbangkan fasilitas yang ditawarkan, misalnya apakah properti yang diinginkan memiliki fasilitas lengkap. Kelengkapan yang dimaksud, apakah ada sport center, kolam renang, fasilitas perbelanjaan, akses mudah, dan sebagainya. Jika memilih apartemen, sudah jelas dan sudah menjadi barang tentu, bahwa fasilitas selengkap ini sudah pasti disediakan oleh pihak apartemen. Tidak demikian dengan rumah tapak.

Tidak semua perumahan memiliki fasilitas selengkap apartemen. Namun demikian, kini sudah ada beberapa perumahan yang menyediakan fasilitas bersama yang demikian lengkapnya. Jadi, tidak menutup kemungkinan, Anda akan menikmati fasilitas semacam ini, meski di rumah tidak memiliki fasilitas tersebut secara pribadi.

  1. Pertimbangan kelebihan dan kekurangan keduanya

Ada beberapa kekurangan tinggal di rumah tapak dan apartemen. Salah satunya adalah masalah privasi. Tinggal di apartemen sudah tentu memiliki privasi yang lebih terjaga dibandingkan rumah. Namun, tinggal di apartemen akan mengurangi kesempatan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, sedangkan tinggal di rumah tapak lebih memudahkan Anda untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Selain itu, rumah juga punya keunggulan lebih mudah dijual kembali dibandingkan dengan apartemen. Sertifikat rumah pun lebih mudah digadaikan saat sewaktu-waktu Anda membutuhkan dana yang sangat mendesak. Lain halnya dengan apartemen yang lebih sulit untuk dijual, apalagi digadaikan.

Dari sisi lokasi, lokasi apartemen memang biasanya lebih mudah dijangkau dan lebih dekat dengan perkotaan, serta pusat bisnis. Apartemen sangat cocok bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Sehingga, aksesnya sudah pasti akan lebih cepat.

Dengan melakukan pertimbangkan dari berbagai sisi, baik negatif maupun positif, maka Anda akan lebih bijak dalam memilih hunian yang akan dibeli dan ditempati. Sebab, memiliki tempat tinggal biasanya merupakan tujuan jangka panjang dan tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karenanya, pertimbangan secara matang beberapa kemungkinan sebelum menjatuhkan pilihan adalah hal yang penting sekali dilakukan para calon pembeli properti.

Jika lebih memilih tinggal di apartemen, Anda bisa memilih apartemen di kawasan Jakarta barat yang harganya masih cukup terjangkau. Apalagi, kawasan tersebut termasuk yang terdekat dari pusat bisnis dan perkotaan, Jakarta. Sehingga, Anda tidak perlu membeli lahan atau rumah tapak di sekitar pusat kota yang harganya kian melambung tinggi.

Namun, jika Anda menginginkan hunian tapak yang aksesnya sangat mudah menuju pusat kota, daerah Tangerang Selatan memang layak dijadikan pilihan. Kini ada banyak rumah dijual di Jombang dengan nuansa perumahan lengkap fasilitas yang letaknya sangat dekat dengan stasiun kereta dan tol menuju pusat bisnis Jakarta. Sekarang, kembali lagi tergantung pilihan Anda dengan segala pertimbangan yang meliputinya, lebih memilih tinggal di apartemen atau rumah tapak dengan segala kekurangan dan kelebihan yang menyertai keduanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *